Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbedaan Pasar Saham dan Pasar Kripto dari Peraturan dan Resikonya

Perbedaan Pasar Saham dan Pasar Kripto dari Peraturan dan Resikonya

Gambariklan.com - Pada dasarnya Perbedaan Pasar Saham dan Pasar Kripto bisa terlihat jelas dari bagaimana peraturanya, konsepnya dan yang sangat menjadi perhatian yaitu resikonya yang sangat berbeda jauh, meskipun dalam sistemnya terlihat beberapa kesamaan.

Mungkin sebaiknya kita flashback dulu ke beberapa bulan yang lalu ketika keramaian dan potensi keuntungan dari pasar cryptocurrency sangat masif imbas dari ada seorang kaya yang punya perusahaan mobil otonom membeli salah satu kripto dengan jumlah yang fantastis.

Pertama ada BTC yang mengalami kenaikan nilai dengan sangat menggila seperti juga DOGE juga yang bisa cuan hingga ribuan persen sehingga seolah-olah saat itu terlihat kalau mereka yang bermain di Bursa Saham atau yang bisa kita sebut dengan para trader "mencoba" ke pasar cryptocurrency ini, ya wajar sekali sih kalau lihat cuannya kala itu.

Perbedaan Pasar Saham dan Pasar Kripto

Meskipun aktivitas antara pasar saham dan pasar kripto ketika bertransaksi terlihat hampir sama, pada kenyataannya kedua pasar ini punya variabel aturan, konsep serta resiko yang cukup jauh berbeda.

Bursa Pasar Saham merupakan tempat yang industrinya diatur sangat ketat kemudian memiliki jam perdagangan yang tepat, kemudian juga bisa kita sebut memiliki syarat berapa jumlah minimal aset untuk tercatat.

Jumlah pemegang sahamnya pun diatur dengan ketat juga kemudian jika bicara soal potensi risiko, bisa saja terjadi penurunan harga saham dalam satu hari serta mungkin untuk potensi kenaikan dalam satu hari pula, jadi dari beberapa variabel ini terlihat keteraturan yang sangat baik dan ekosistem yang sehat.

Di pasar saham ada pembatasan kenaikan harian, kalau sekarang antara 25%-35% dan juga ada batas penurunan maksimal 7% per hari untuk sekarang, jadi mudahnya kalau terjadi penurunan 7% per hari selama 3-4-5 hari artinya kita bisa melihat kalau ada sinyal yang kurang baik dari saham tersebut.
Berbeda dengan pasar kripto yang mungkin bisa kita katakan lebih buas karena aturan yang ada rasanya belum benar-benar matang, mereka yang kuat bisa makan dan mendapatkan sebesar mungkin, pedagang dan pemainnya pun terlihat banyak yang masih mencoba, mungkin karena masih menjadi instrumen baru.

Pasar Saham

Berinvestasi di pasar saham akan memungkinkan kita sebagai pemegang saham mendapatkan dividen dalam bentuk kas selain dari adanya potensi keuntungan dari selisih harga saham dan kita sebagai pemegang saham pun berhak atas aset dari perusahaan tersebut jika terjadi kebangkrutan setelah dikurangi perhitungan utang dan kewajiban.

Jadi dari sini saja kita bisa melihat siapa saja pemilik perusahaan hingga siapa saja yang menjalankan bisnis melalui perwakilan dari manajemen, bahkan jika nilai saham kita besar, memungkinkan untuk kita bisa datang ke rapat umum para pemegang saham dan mencari tau sendiri bagaimana perkembangan bisnis yang "dibeli sahamnya".

Ketika kita berkontribusi memegang saham dalam jumlah besar, kita juga akan dilibatkan ke rencana perkembangan bisnis tersebut, entah itu tentang ekspansi dan permintaan penambahan modal, inilah kelebihannya dalam pasar saham, intinya terlihat kita benar-benar dilibatkan sebagai pemegang saham, tergantung juga kamu mau dilibatkan atau tidak.

Pasar Kripto

Nah, kemudian kita beralih ke pasar kripto yang mas Muktiaji katakan buas diatas, maksudnya itu di Pasar kripto kita belum atau tidak memiliki batasan kenaikan dan penurunan harga per hari kemudian tidak ada batasan jam perdagangan, sangat bebas sekali serta belum atau tidak ada regulator yang mengatur, jadi yang kuat bisa menang dengan besar.

Terjadinya kenaikan dan penurunan harga di pasar lebih dominan dipengaruhi oleh tingkat permintaan dan penawaran yang ada di pasar sekunder jadi harga nilai jual dan nilai beli kripto bisa bisa tak menentu sewaktu-waktu, cukup terlihat dimana mereka yang punya permintaan atau penawaran besar akan sangat mempengaruhi kenaikan nilai, contohnya sudah adalah di BTC hingga terkenal ke pelosok negeri.

Di bursa saham seharusnya konsep risiko dan tingkat keuntungan berjalan berimbang, yaitu semakin tinggi potensi pengembalian investasi maka semakin tinggi risikonya begitu juga sebaliknya, namun di pasar kripto ini tidak ada jaminan kalau kita bisa mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi dengan jumlah risiko yang lebih banyak bahkan tidak sedikit terjadi penurunan dan tetap punya jumlah resiko besar.

Penutup

Menurut mas Muktiaji sendiri perbedaan antara keduanya, yaitu pasar kripto dan pasar saham ada di regulasinya, ya tidak ada yang gratis di dunia ini, semua punya resiko. Namun di salah satu sisi resikonya masih terlihat teratur dan ada peraturan yang menopangnya, namun di sisi lainnya sudah layaknya pasar bebas, kamu bisa dapat keuntungan tinggi dengan resiko rendah ataupun keuntungan yang tinggi dengan resiko tinggi pula, hampir tidak dapat dipastikan kondisinya.

Jika kamu untuk melakukan trading di pasar cryptocurrency, ya karena di apsar kripto memang lebih seperti trading daripada investing, sebaiknya pikirkan dan pertimbangkan dulu dengan matang, mulailah dari memahami risiko dan segala potensi yang mungkin terjadi karena saat ini masih belum teregulasi dengan kuat. Potensi keuntungan dan kerugian sangat tidak bisa terprediksi, yang penting ketika masuk ke permainan jangan gunakan ego dan harus tetap tenang, kemudian juga jangan FOMO (fear of missing out) seperti akan ketinggalan kereta, ingat ini soal uang yang nyata dengan tujuan keuntungan berkala. Semoga bermanfaat.

Artikel "Perbedaan Pasar Saham dan Pasar Kripto dari Peraturan dan Resikonya" telah tayang pada Gambariklan.com penulis mas Muktiaji.

Posting Komentar untuk "Perbedaan Pasar Saham dan Pasar Kripto dari Peraturan dan Resikonya"